Fastabiqul Khairat

Sudah kah Kita Tau Makan Makanan yang Kita Makan ?

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sebagian muslim tidak mempedulikan apa why halalyang masuk dalam perutnya. Asal enak dan ekonomis, akhirnya disantap. Tidak tahu manakah yang halal, manakah yang haram. Padahal makanan, minuman dan hasil nafkah dari yang haram sangat berpengaruh sekali dalam kehidupan seorang muslim, bahkan untuk kehidupan akhiratnya setelah kematian. Baik pada terkabulnya do’a, amalan sholehnya dan kesehatan dirinya bisa dipengaruhi dari makanan yang kita konsumsi setiap harinya. Berhati-hatilah dengan makanan yg masuk ke tubuh kita, sudah halal-kah? lebih baik tinggalkan bila ragu-ragu .
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memerintahkan kepada kita untuk bekerja:

“Tidaklah sekali-kali seseorang makan suatu makanan yang lebih baik daripada makan dari hasil kerja tangannya sendiri, dan sesungguhnya Nabi Dawud makan dari hasil tangannya sendiri.” (HR. Al-Bukhari).

Islam juga memerintahkan agar di dalam mencari rizki itu dengan cara yang baik dan halal. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rizki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah jika benar-benar hanya kepadaNya kamu menyembah.” (QS Al-Baqarah: 172).

“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah syetan, karena syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS Al-Baqarah: 168).

Tau kah , amalan dan ibadah yang telah dilakukan sungguh-sungguh bisa menguap begitu saja, hanya karena pelakunya mengkonsumsi barang haram. Banyak orang tak menyadari bahwa makanan haram memiliki hubungan dengan terkabulnya doa seseorang di hadapan Allah SWT. Bahkan para ulama, generasi awal, sangat bersungguh-sungguh mencegah agar tidak mengkonsumusi makanan haram dan menggunakan harta haram. Itu semua disebabkan karena hal-hal yang diharamkan, kalau sampai ”tertelan” dapat menyebabkan timbulnya dampak yang amat buruk terhadap pelakunya. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam (SAW) bersabda,

”Ketahuilah, bahwa suapan haram jika masuk dalam perut salah satu dari kalian, maka amalannya tidak diterima selama 40 hari.” (Riwayat At Thabrani).

Berikut ini, pengaruh menggunakan dan memakan barang haram :

– Tidak Terkabulnya Doa
– Mengikis Keimanan Pelakunya
– Mencampakkan Pelakunya ke Neraka
– Mengeraskan Hati Pelaku

Makanan haram bukan hanya menimbulkan dosa tetapi tak baik juga untuk kesehatan
Berikut ini manfaat menggunakan makanan dan minuman halal, yaitu :

– Membawa ketenangan hidup dalam kegiatan sehari-hari,
– Dapat menjaga kesehatan jasmani dan rohani,
– Mendapat perlindungan dari Allah SWT,
– Mendapatkan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT,
– Tercermin kepribadian yang jujur dalam hidupnya dan sikap apa adanya,
– Rezeki yang diperolehnya membawa barokah dunia akherat

Begitu bahayanya mengonsumsi makanan haram dan dampak dari pekerjaan yang tidak halal sehingga mempengaruhi do’a, kesehatan, amalan kebaikan, dan terakhir, mendapatkan siksaan di akhirat dari daging yang berasal dari yang haram.
Semoga kita semua terhindar dari hal2 yg haram , Aamiin yaa Allah…..